[PAPER REVIEWS] What Makes a Leader?

What Makes a Leader?

By Daniel Goleman

HBR’s 10 Must Read on Leadership

What makes a leader?, merupakan artikel pertama dari buku HBR’s 10 Must Read on Leadership yang ditulis oleh Daniel Goleman. Artikel ini menjelaskan bahwa seorang pemimpin tidak hanya membutuhkan intelijensi, keinginan, dan juga kemampuan melihat masa depan. Salah satu faktor yang membentuk seorang pemimpin adalah Emotional Intelligence. Goleman melakukan penelitian dan ada hubungan yang erat antara pemimpin yang memiliki emotional intelligence baik dengan hasil bisnisnya. Pada dasarnya, ide dari artikel ini dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Read more[PAPER REVIEWS] What Makes a Leader?

[PAPER REVIEWS] The New Science of Building Great Teams

The New Science of Building Great Teams

By Alex “Sandy” Pentland.

The New Science of Building Great Teams” ini merupakan paper pertama yang ada di dalam HBR’s 10 Must Reads on Teams. Paper ini menerangkan bahwa pada intinya, kesuksesan suatu tim akan ditentukan oleh pola komunikasi anggota tim tersebut. Secara garis besar isi dari paper ini adalah,

Read more[PAPER REVIEWS] The New Science of Building Great Teams

[PAPER REVIEWS] Identifying High-Potential Talent in the Workplace

Identifying High-Potential Talent in the Workplace

By: Kip Kelly

Director of Marketing & Business Development

UNC Kenan – Flagler Business School

Iseng-iseng nemu artikel yang cukup bagus. Judulnya” Identifying High-Potential Talent in the Workplace”. Artikel ini bisa jadi tambahan referensi bagi professional HR yang akan ataupun sedang mengimplementasikan program talent pool di organisasinya.

Sebelum lanjut, pegawai berpotensi tinggi tuh apa sih? Kalau menurut paper ini, pegawai berpotensi tinggi adalah pegawai yang punya potensi, kemampuan, dan aspirasi untuk mengisi posisi strategis. Secara umum, isi dari paper ini bisa digambarkan dengan bagan di bawah ini.

Read more[PAPER REVIEWS] Identifying High-Potential Talent in the Workplace

[BOOK REVIEWS] Negeri Van Oranje

Judul Buku : Negeri Van Oranje

Pengarang : Wahyuningrat, Adept Widiarsa, Annisa Rijadi, dan Rizki Pandu Permana

Penerbit : Bentang

Tebal : 575 halaman

Cetakan : Pertama Edisi II, Juni 2014

Belanda, negara berwarna orange, memang tidak ada habisnya cerita tentang negara ini. Banyak hal menarik yang bisa di eksplor. Tapi banyak juga yang kesal karena negeri itulah yang dulu pernah menjajah kita selama ratusan tahun. Tapi tidak dengan sekawanan anak manusia Indonesia di negeri berwarna oranje ini.

Terbilanglah beberapa anak manusia turunan ibu pertiwi bertemu di salah satu stasiun di Belanda. 4 cowo 1 cewe. Mereka tampaknya jatuh hati pada negeri oranje ini. Hal ini bisa dibuktikan dari pilihan mereka untuk menuntut ilmu di negeri kincir angin. Mereka adalah Lintang sang cewe, Wicak, Banjar, Daus, dan Geri. Mereka tinggal di kota yang berbeda. Waktu itu mereka kebetulan ketemu di salah satu stasiun.

Mereka tinggal di kota yang berbeda, tempat kuliahnya juga beda. Ada yang jurusan hukum, sastra, kehutanan, dll. Mereka jadi temen akrab. Malah jadi satu geng namanya Aagaban.

Read more[BOOK REVIEWS] Negeri Van Oranje

Surabaya-Bandung-Surabaya [Kereta Api]

5 September 2014. Kedua kalinya saya pulang ke Bandung dari Surabaya. Tapi sekarang pake kereta. Rupanya saya gagal dapet tiket pesawat murah lagi kaya sebelumnya. Tiket pesawat waktu itu cukup mahal dan bedanya cukup jauh sama tiket kereta. Ongkos kereta bisnis Surabaya-Bandung sekitar Rp 340.000,-. Tapi itu harga weekend. Kalau Senin sampai Kamis harganya sekitar Rp 235.000,-.

Waktu pulang ke Bandung dari Surabaya sama kembali ke Surabaya dari Bandung saya menggunakan kereta yang berbeda. Dari Surabaya ke Bandung saya pake kereta api Harina sedangkan dari Bandung ke Surabaya saya pake kereta api Mutiara Selatan. Saya pake kereta yang berbeda untuk pulang dan pergi karena pertimbangan jadwal.

Read moreSurabaya-Bandung-Surabaya [Kereta Api]

[BOOK REVIEWS] Rantau 1 Muara

Judul Buku : Rantau 1 Muara

Pengarang : A. Fuadi

Penerbit : Gramedia

Tebal : 401 halaman

Cetakan : Ketujuh, Februari 2014

Man jadda wajada. Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil.

Man shabara zhafira. Siapa yang bersabar akan beruntung.

Man saara ala darbi washala. Siapa yang berjalan di jalannya akan sampai di tujuan.

Lengkap sudah ketiga mantra Alif Fikri di buku ketiga dari trilogi Negeri 5 Menara ini.

Buku ini menceritakan Alif setelah lulus kuliah dan masih menjadi penulis beberapa koran di Bandung. Saat itu tahun 1998, muncul krismon, Alif juga tidak terhindar dari dampak krismon ini. Koran-koran tempatnya menulis mulai mengurangi halaman koran dan berdampak pada berkurang juga tulisan Alif yang dimuat dikoran tersebut. Perlahan-lahan penghasilan Alif di Bandung terus terkikis.

Tidak mau tinggal diam dengan keadaannya yang tidak berpenghasilan, Alif mencoba melamar pekerjaan ke beberapa perusahaan sampai akhirnya ia diterima di salah satu majalah ternama di Jakarta sebagai wartawan. Waktu demi waktu Alif menjalani hari-harinya sebagai wartawan derap, majalah tempatnya bekerja. Ia pun sempat menjadi doktor di kantornya, “mondok di kantor”, mulai dari ruang arsip sampai musholla.

Read more[BOOK REVIEWS] Rantau 1 Muara

Surabaya-Bandung-Surabaya (Bandara Juanda)

Udah lama nggak nulis di blog. Sebenernya banyak kejadian yang mau saya ceritain. Cuma kayanya belum sempet buat nulis. Sebenernya sih harusnya sempet kalau di sempet-sempetin. Dan niatan tentu ada juga. Cuma niatan itu belum sampai ke otot-otot motorik tangan untuk menggerakkan jari-jari.

Mulai aja dari pengalaman pulang pertama kali dari Surabaya. Ya, sekarang saya ditempatkan di Surabaya. Kenapa Surabaya? Ya nggak tau, yang jelas Surabaya sekarang. Sampai kapan Surabaya? Nggak tau juga. Yang jelas Surabaya sekarang. Surabaya sekarang, sekarang Surabaya.

22 Agustus 2014. Untuk pertama kalinya saya pulang ke Bandung dari Surabaya. Kenapa Surabaya? Perlu diulang lagi Surabaya sekarang? Untuk pertama kalinya saya pulang. Pulang pake pesawat. Kebetulan dapet tiket lumayan buat bolak-balik Surabaya-Bandung, Bandung-Surabaya. Pesawat dari Surabaya menuju Bandung pada hari Jumat akan lepas landas pukul 21.00. Masih ada waktu, pulang kantor mampir kosan dulu buat nyimpen cucian dan ganti baju. Abis Magrib rencananya berangkat.

Read moreSurabaya-Bandung-Surabaya (Bandara Juanda)

[BOOK REVIEWS] Dilan – Dia Adalah Dilanku Tahun 1990

Judul Buku : Dilan, Dia Adalah Dilanku Tahun 1990

Pengarang : Pidi Baiq

Penerbit : Mizan

Tebal : 332 halaman

Cetakan : Pertama, April 2014

Dilan, dia adalah dilanku tahun 1990. Sebuah novel sederhana. Ceritanya pun sederhana. Dengan bahasa yang sederhana pula. Semuanya serba sederhana. Bahkan saya nggak tau harus nulis ringkasan apa karena alur ceritanya pun sangat sederhana.

Pidi baiq pandai merangkai kata-kata yang menghibur, membawa pembaca masuk kedalam cerita novel tersebut.

Seperti yang sudah saya tulis sebelumnya. Alur ceritanya sangat sederhana. Sangat biasa. Menceritakan seorang anak perempuan bernama Milea. Dalam novel ini Milea menceritakan masa SMA nya dulu sekitar tahun 1990.

Novel ini hanya menceritakan kisah masa SMA Milea. Sudah, tidak lebih. Menceritakan bagaimana Milea menjalani masa SMA nya, ketemu sama seorang cowok bernama DIlan, dan di akhir novel mereka jadian. Ya, hanya sebatas itu. FTV banget. Tapi beda sama FTV. Sangat menarik.

Read more[BOOK REVIEWS] Dilan – Dia Adalah Dilanku Tahun 1990

[BOOK REVIEWS] – Finding Mino

Judul Buku : Finding Mino

Pengarang : Didi Wahyudi

Penerbit : Oase Mata Air Makna

Tebal : 304 halaman

Cetakan : Pertama, Februari 2010

Novel ini menceritakan seorang pemuda asal Solo yang tinggal di Bandung bernama Mino. Mino bekerja sebagai seorang wartawan di salah satu koran. Mino adalah seorang pemuda yang soleh. Tentu saja ada peran wanita di novel ini. Banyak malah. Padahal Mino termasuk orang yang nggak mau pacaran. Tapi prinsipnya banyak diuji dengan berdatangannya wanita-wanita yang mendekati sempurna di sekeliling Mino.

Sebenarnya bingung mau nulis rangkuman dari mana. Karena kayanya banyak alur cerita di dalam satu novel. Tapi ini yang menurut saya bedanya novel ini dengan novel lainnya. Ada banyak alur cerita dan inti di dalam satu novel.

Read more[BOOK REVIEWS] – Finding Mino

[BOOK REVIEWS] 2 – Dua

Judul Buku : 2 (Dua)

Pengarang : Donny Dhirgantoro

Penerbit : Grasindo

Tebal : 418 halaman

Cetakan : Keenam, Januari 2013

“Jangan pernah meremehkan kekuatan seseorang, karena Tuhan sedikitpun tidak pernah.”

“tetapi tidak ada kerja keras tanpa impian, dan tidak ada impian tanpa kerja keras.”

Novel ini bercerita tentang seorang anak yang baru lahir dengan ukuran yang tidak biasa. Sangat besar jika dibandingkan dengan bayi lainnya. Kedua orang tuanya sangat bahagia akan lahirnya anak kedua mereka. Tetapi ada sesuatu yang pahit yang harus mereka hadapi kedepannya.

Anak besar ini bernama Gusni. Ia adalah anak kedua dari pasangan suami istri yang paling berbahagia di dunia. Ayahnya bekerja sebagai pembuat kok badminton. Anak pertama mereka bernama Gita. Keduanya anak perempuan.

Read more[BOOK REVIEWS] 2 – Dua