[BOOK REVIEWS] Surga yang tak Dirindukan 2

Judul Buku: Surga yang tak Dirindukan 2
Penulis: Asma Nadia
Penerbit: AsmaNadia Publishing House
Jumlah Halaman: 356
Cetakan: Pertama, November 2016

Melanjutkan cerita novel yang pertama, Mei Rose ikhlas melepaskan Pras. Tapi tidak hanya Pras, iya juga menitipkan Akbar pada Pras dan Arini. Hingga bertahun-tahun, Akbar sudah tidak menjadi bayi lagi dan tidak ingat mengenai ibu kandungnya serta asal-usulnya. Yang Akbar tahu hanyalah Pras adalah ayahnya dan Arini adalah ibunya.

Namun saat Arini menganggap hidupnya sempurna, ujian lagi-lagi datang. Mei Rose tiba-tiba datang dan bermaksud untuk membawa Akbar. Arini dan Pras tidak bisa menolaknya karena Mei Rose adalah ibu kandung Akbar. Tidak hanya sampai disitu, Arini juga kehilangan anak kedua dan ketiganya karena sebuah kecelakaan jemputan sekolah. Lengkap sudah ujian yang diterima Arini. Kini keluarganya menciut hanya tersisa Pras suaminya dan Nadia anak pertamanya.  Tapi ada satu ujian lagi. Arini divonis mengidap kanker cukup parah. Namun ia menutupinya hingga tidak ada seorangpun yang tau kecuali dokter.

Sekarang misinya satu, bagaimana mempersatukan kembali Pras dan Mei Rose agar Pras dan Nadia tetap memiliki keluarga utuh meskipun Arini meninggal akibat kanker…

Arini mengetahui bahwa Mei Rose saat ini ada di Hungaria. Ia bersama Pras dan Nadia pergi kesana karena kebetulan ada acara yang harus dihadiri oleh Arini. Arini menemui Mei Rose. Namun Mei Rose merasa ada yang aneh karena tidak ada kecemburuan dari diri Arini. Ia bahkan cenderung mempertemukan dan mendekatkan kembali Mei Rose dengan Pras. Karena memang Arini ingin Pras dan Mei Rose menyatu kembali.

Namun sayangnya Mei Rose pun sudah menjalani kehidupan disana. Ia sudah memiliki teman dekat pria yang hendak melamarnya, seorang dokter. Dokter itu juga yang merawat Arini disana saat ia harus menjalani tindakan medis karena sakitnya. Namun semua pihak tidak mengetahui hubungan mereka satu sama lain. Dokter yang tidak mengetahui bahwa Mei Rose masih menjadi istri Pras, suami Arini yang menjadi pasiennya. Mei Rose tidak mengetahui bahwa pasien kekasihnya adalah Arini. Arini tidak mengetahui bahwa dokter yang merawatnya adalah kekasih Mei Rose. Dan Pras tidak mengetahui bahwa istrinya mengidap kanker dan merencanakan pertemuan ini.

Singkat cerita akhirnya semua terbongkar. Namun semua pihak cenderung bisa menerima keadaan tersebut. Sekarang fokusnya hanyalah pada pengobatan Arini, meskipun pada akhirnya Arini tidak dapat diselamatkan.

Cerita di akhir buku masih sedikti menggantung. Tidak diselesaikan akhirnya Mei Rose hidup dengan siapa. Apakah dengan Pras yang saat ini masih berstatus suaminya? Apakah dengan dokter yang sudah melamarnya? Atau tidak dengan keduanya.

Pertanyaan tersebut tidak akan terjawab jika kalian tidak menonton filmnya. Di film nya diceritakan bahwa sang dokter yang mengalah. Mei Rose kembali kepada Pras yang saat ini masih berstatus sebagai suaminya.

Pada buku kedua ini ceritanya lebih simpel dan inti ceritanya lebih pendek. Namun penulis berhasil memainkan emosi pembaca lewat buku kedua ini dimana pada buku pertama tidak terlalu terasa. Jadi untuk mendapatkan cerita yang lengkap dan agar tidak penasaran, disarankan baca novel pertamanya, kedua, lalu nonton filmnya.

Untuk novel kedua ini menurut saya nilainya 8,5/10.

Leave a Comment