[TRIP TO] Edinburgh – Agustus 2017

Selesai jalan-jalan di London lanjut ke Edinburgh. Sayang kan sekalian ke UK. Ibu kota Skotalandia ini terkenal sama salah satu universitas tertuanya yaitu University of Edinburgh. Pergi ke Edinburgh dari London ngga perlu visa lagi jadi bisa langsung aja.

Nih dikasih foto-fotonya dulu ya, ceritanya ntar dibelakang.

« 1 of 2 »

Read more

[TRIP TO] London – Agustus 2017

Alhamdulillah dapet kesempatan buat jalan ke ibu kota Inggris, London bulan Agustus 2017 lalu. Perjalanan menggunakan pesawat membutuhkan waktu sekitar 15 jam. Tapi karena saya pake penerbangan yang transit di Dubai, total waktu perjalanan sekitar 17 jam.

Liat foto-fotonya aja dulu ya. Baru abis gitu ceritanya nanti terakhir.

« 1 of 2 »

Read more

[BOOK REVIEWS] Surga yang tak Dirindukan 2

Judul Buku: Surga yang tak Dirindukan 2
Penulis: Asma Nadia
Penerbit: AsmaNadia Publishing House
Jumlah Halaman: 356
Cetakan: Pertama, November 2016

Melanjutkan cerita novel yang pertama, Mei Rose ikhlas melepaskan Pras. Tapi tidak hanya Pras, iya juga menitipkan Akbar pada Pras dan Arini. Hingga bertahun-tahun, Akbar sudah tidak menjadi bayi lagi dan tidak ingat mengenai ibu kandungnya serta asal-usulnya. Yang Akbar tahu hanyalah Pras adalah ayahnya dan Arini adalah ibunya.

Namun saat Arini menganggap hidupnya sempurna, ujian lagi-lagi datang. Mei Rose tiba-tiba datang dan bermaksud untuk membawa Akbar. Arini dan Pras tidak bisa menolaknya karena Mei Rose adalah ibu kandung Akbar. Tidak hanya sampai disitu, Arini juga kehilangan anak kedua dan ketiganya karena sebuah kecelakaan jemputan sekolah. Lengkap sudah ujian yang diterima Arini. Kini keluarganya menciut hanya tersisa Pras suaminya dan Nadia anak pertamanya.  Tapi ada satu ujian lagi. Arini divonis mengidap kanker cukup parah. Namun ia menutupinya hingga tidak ada seorangpun yang tau kecuali dokter.

Sekarang misinya satu, bagaimana mempersatukan kembali Pras dan Mei Rose agar Pras dan Nadia tetap memiliki keluarga utuh meskipun Arini meninggal akibat kanker…

Read more

[BOOK REVIEWS] Surga Yang Tak Dirindukan

Judul Buku: Surga yang tak Dirindukan
Penulis: Asma Nadia
Penerbit: AsmaNadia Publishing House
Jumlah Halaman: 308
Cetakan: Dua Puluh, Juni 2015

Awal buku menceritakan mengenai kehidupan dua orang wanita yang tidak ada hubungannya satu sama lain. Penulis menceritakan kedua wanita tersebut selang-seling setiap bab.

Wanita pertama, Arini, seorang muslimah cantik mengenakan jilbab, istri dari seorang pria yang bisa dianggap sempurna, Pras. Wanita kedua seorang wanita keturunan Cina yang culun dan tidak gaul bernama Mei Rose. Tapi kalau lihat sampul filmnya, keadaan Mei Rose yang digambarkan di dalam novel kurang sesuai karena Mei Rose diperankan oleh Raline Shah.

Arini merupakan wanita yang kebahagiannya nyaris sempurna. Suami yang tampan, gagah, mapan, dan perhatian selalu setia berada disampingnya. Mereka sudah dikaruniai tiga orang anak.

Sedangkan Mei Rose? Kehidupannya sungguh berbeda. Ia sudah tidak memiliki siapa-siapa lagi. Yang ia miliki hanyalah seorang tante yang galak yang menganggapnya sebagai pembantu. Selama ini Mei Rose tinggal di rumah tantenya tersebut. 

Read more

[BOOK REVIEWS] Kece Tanpa Kere

Judul Buku: Kece Tanpa Kere
Penulis: Tim PermataBank
Penerbit: Gramedia
Jumlah Halaman: 213
Cetakan: Pertama, 2017

Intinya dari buku ini cuma satu.

“Nggak semua yang kamu beli itu merupakan kebutuhan. Jadi kurangin mulai dari sekarang”.

Pesan yang pertama kali muncul dari buku ini adalah “Apa sih yang bisa bikin kamu bahagia?”. Barang baru yang branded? mobil baru? nongkrong di cafe mahal? Memang ngga bisa kita pungkiri kalau hal-hal kaya gitu bisa bikin kita bahagia. Tapi sampe kapan? Tiap kita punya barang baru pasti tetap merasa ada yang kurang. Dan itu ga ada habis-habisnya. Jadi itu hanya sementara bung…

Read more

[TRIP TO] Curug … – April 2017

Kenapa di judulnya saya kasih nama Curug …? Karena memang kayanya tempat ini belum ada namanya. Letaknya cukup jauh diatas bukit. Untuk sampai kesana harus mendaki gunung lewati lembah. Lewat hutan-hutan kecil dan kebon-kebon.

Indonesia memang ngga ada habis-habisnya untuk dijelajahi. Bahkan di kabupaten yang letaknya di pinggir Kota Bandung pun masih ada tempat kaya gini, asik buat dijelajahi. Curug … ini memang curug kecil, nggak besar. Tapi tempatnya yang sepi asik buat kita menyendiri mandi-mandi di curug tersebut. Letaknya di Cicalengka, sekitar 1 jam dari Kota Bandung.

Perjalanan dari Cicalengka ke curug nya kami tempuh dalam waktu 2 jam. 1 jam pertama kami menggunakan sepeda hingga tiba diatas suatu bukit. Sepeda kami titipkan disebuah warung kecil yang bahkan belum ada akses listrik. Warung tersebut menjual air minum, makanan ringan, dan rokok untuk petani yang berkebun atau mengambil bambu di sekitar bukit tersebut.

Perjalanan kami lanjutkan dengan berjalan kaki selama satu jam. Jaraknya memang tidak terlalu jauh. Namun track yang terus menanjak dan licin menuntut kami harus tetap berhati-hati.

Oia buat kalian yang belum tahu, curug itu adalah kata lain dari air terjun. Kalau curug … ini sebenernya ga bisa dibilang air terjun juga sih karena ukurannya kecil. Tapi orang sekitar menyebutnya sebagai curug. Tapi kita ngga usah mempermasalahkan hal itu. Nikmati aja perjalanan.

Boleh diliat videonya.

[GALERI] Pantai Carita – April 2017

Galeri foto selengkapnya dapat dilihat di galeri.agniluthfi.com.

[GALERI] Asep Stroberi, Limbangan – Januari 2017

Salah satu tempat makan yang menjual suasana perkampungan di daerah Limbangan, Jawa Barat. Makanannya juga cukup enak.

Galeri foto selengkapnya dapat dilihat di galeri.agniluthfi.com.