[BOOK REVIEWS] Rindu

Judul Buku: Rindu
Penulis: Tere Liye
Penerbit: Republika
Jumlah Halaman: 544
Cetakan: Keempat, November 2014


Novel ini bercerita mengenai kisah para penumpang sebuah kapal yang akan berangkat haji ke Tanah Suci. Latar belakang cerita ini adalah sebelum hari kemerdekaan Republik Indonesia, yaitu pada saat Indonesia masih dikuasai oleh Belanda.

Terdapat beberapa tokoh utama dalam Novel ini seperti Gurutta, Ulama mashur dari Gowa; Daeng Adipati, seorang saudagar kaya dari Makassar yang pergi bersama istri dan kedua anak perempuannya, Elsa dan Ana; Ambo Uleng, seorang kelasi kapal asal Sulawesi yang bekerja di kapal dengan niat untuk melupakan masalah cintanya, dan beberapa tokoh lainnya.

Kapal yang mereka naiki merupakan kapal penumpang milik Belanda yang di nahkodai oleh seorang Belanda, Kapten Phillips. Kapten Philips dan krunya dengan baik melayani seluruh penumpang kapal warga negara Indonesia. Tapi kapal ini juga dilengkapi dengan satu peleton tentara Belanda yang dipimpin oleh Sersan Lucas. Sersan Lucas lah yang kerapkali membawa masalah pada kehidupan selama di kapal. Satu peleton tentara ini memang ditugaskan oleh pemerintah Belanda untuk mengamankan kapal dan mengantisipasi jika ada upaya pemberontakan dari penumpang kapal yang merupakan warga Indonesia terhadap pemerintah Belanda.

Novel ini lebih banyak bercerita tentang kehidpuan diatas kapal. Sekitar 60% hanya bercerita tentang kehidupan operasional kapal sehari-hari sehingga terkadang pembaca merasa bosan. Sisanya bercerita mengenai konflik yang terjadi diatas kapal pada saat itu dan konflik yang terjadi pada masing-masing tokoh di masa lalu. Namun konflik masa lalu masing-masing tokoh satu persatu terjawab diatas kapal.

Klimaksnya terjadi saat kapal tiba-tiba diserang oleh perompak Somalia. Penumpang, kelasi kapal, dan tentara Belanda bersatu melawan para perompak tersebut. Namun proses inipun hanya diceritakan di satu bab terakhir buku sehingga kurang seru.

Kalau menurut saya, nilai buku ini 6 dari 10.

Leave a Comment