Internet of Things

Kebetulan saya dapet kesempatan untuk menghadiri IoT (Internet of Things) Business Platform yang diselenggarakan tanggal 16 Agustus 2016 di JW Marriott Jakarta. Sempet bingung sebelumnya, Internet of Things itu artinya apa? Tebakan saya sih “Menginternetkan sesuatu”. Apa iya bener?

Kalau kata Wikipedia sih Internet of Things itu merupakan sebuah konsep yang bertujuan untuk memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung secara terus-menerus. Adapun kemampuan seperti berbagi data, remote control, dan sebagainya, termasuk juga pada benda di dunia nyata. Contohnya bahan pangan, elektronik, koleksi, peralatan apa saja, termasuk benda hidup yang semuanya tersambung ke jaringan lokal dan global melalui sensor yang tertanam dan selalu aktif.

Jadi intinya menghubungkan segala sesuatu dengan internet. Bukan hanya device bahkan makhluk hidup pun bisa dihubungkan dengan internet.

Salah satu fungsi dihubungkannya segala sesuatu tersebut dengan internet adalah mengumpulkan data dan control jarak jauh. Data yang dikirimkan dari berbagai device ini biasanya disimpan dalam sebuah server big data untuk selanjutnya di analisis. Dari analisis tersebut bisa didapatkan berbagai hal dan tindak lanjut yang harus dilakukan. Tindak lanjutnya itu bisa hanya sekedar informasi atau bisa juga sebagai trigger agar system melakukan sesuatu.

Dengan internet of things, berbagai device tersebut bisa memonitor dan mengontrol objek sehingga dimungkinkan juga untuk mengoptimalisasi kinerja suatu proses atau system. Saat ini internet of things sudah diimplementasikan di berbagai bidang. Kebetulan saya ngikutin presentasi implementasi internet of things di bidang transportasi dan keuangan.

Di bidang transportasi, internet of things sudah diimplementasikan di berbagai pengelolaan system informasi seperti control kendaraan jarak jauh (menyalakan/mematikan mesin, membuka pintu, membuka bagasi, dll), tracking system, analisis pola mengemudi, analisis pola trayek, dll.

Ada juga di bidang pengelolaan energy. Kebetulan yang presentasi adalah Schneider Electric. Intinya Schneider Electric bisa bantu menyediakan infrastruktur dalam mengelola energy biar lebih efisien dalam penggunaannya. Jadi dia nempatin sensor-sensor dan system tertentu di kantor kita yang bisa kirimin data ke servernya dia. Data-data itu nanti dia analisis. Hasil analisis itu bisa jadi hanya sekedar hasil analisis atau bisa jadi trigger untuk system melakukan sesuatu seperti yang saya bilang diatas tadi. Misalnya matikan AC 1, 2, dan 3; matikan lampu di ruangan 1, 2, dan 3; dll. Pokoknya dia analisis gimana biar penggunaan listrik/energy seefisien mungkin.

Kalau dibidang keuangan sih yang presentasi dari bank garanti yang berasal dari turki. Dia menggunakan e-banking nya untuk analisis pola transaksi orang-orang. Dari data-data itu dia bisa dapet hasil analisis untuk mengambil kebijakan tertentu.

Pada dasarnya sih konferensi ini merupakan pameran vendor-vendor penyedia jasa layanan internet of things. Bidangnya macem-macem. Ada di bidang transportasi, energy, logistic, dan telekomunikasi. Produknya juga macem-macem. Ada yang nawarin infrastruktur, ada juga yang nyediain jasa konsultan implementasi internet of things.

Tahun depan katanya bakal ada lagi. Diadakan di bulan Agustus juga tahun 2017. Silakan diingat jika ada yang berminat.

Leave a Comment