[BOOK REVIEWS] The Leadership Challenge

Judul Buku : The Leadership Challenge
Pengarang : James M. Kouzes dan Barry Z. Posner
Alih Bahasa : Revyani Sjahrial, S.E.
Editor : Wisnu Chandra Kristiaji, S.E. dan Ratri Medya, S.E.
Penerbit : Erlangga
Tebal : xxvi + 437 halaman


Tema kepemimpinan merupakan tema yang tidak ada habis-habisnya untuk dibahas. Banyak teori dan model yang membahas mengenai tema kepemimpinan. Tapi banyak yang mengeluhkan bahwa buku-buku yang membahas mengenai kepemimpinan itu hanya sebatas teori. Semua yang dibahas dalam buku tersebut merupakan sesuatu yang ideal. Lalu bagaimana implementasinya? Apakah kepemimpinan bisa dipelajari atau memang bakat dari lahir? Buku ini nampaknya bisa jadi bahan pertimbangan untuk mengimplementasikan kepemimpinan dalam kehidupan kita.

Ada beberapa point menarik yang ditulis oleh penulis dalam buku ini. Point pertama adalah kepemimpinan tidak bisa lepas dari kredibilitas. Lalu apakah kredibilitas itu? Menurut saya kredibilitas adalah “perbuatan sesuai dengan tindakan”. Menurut buku ini, ada beberapa elemen kredibilitas yaitu jujur, orientasi kedepan, kompeten, dan membangkitkan semangat.

Point berikutnya adalah ternyata kepemimpinan bisa dipelajari. Selanjutnya pemimpin membuat perubahan dan pertama pimpinlah diri sendiri. Selain itu buku ini juga memberitahukan untuk tetap mencintai sekitar kita. Tetap mencintai memberikan kita semangat untuk membangkitkan orang lain, untuk melihat ke dalam diri orang lain, untuk memiliki keinginan yang lebih besar dalam menyelesaikan berbagai hal dibandingkan orang lain. Seseorang yang tidak mencintai tidak akan benar-benar merasakan kegairahan yang membantu mereka untuk terus melangkah maju, dan memimpin orang lain serta melakukan pencapaian.

Kalau menurut saya, tetap mencintai bisa dianalogikan juga dengan “tetap bersyukur”.
Rahasia yang tersimpan dengan baik dari seorang pemimpin yang sukses adalah cinta: tetap mencintai dalam memimpin, tetap mencintai orang yang melakukan peerjaan, tetap mencintai apa yang dihasilkan organisasi, serta tetap mencintai mereka yang menghargai organisasi dengan menggunakan hasil kerjanya.
Kepemimpinan bukanlah masalah emosi. Kepemimpinan adalah masalah perasaan.
Berikut pemetaan konten buku ini.

Kelebihan buku ini menurut saya adalah buku ini memuat langkah-langkah teknis secara detail untuk mengimplementasikan kepemimpinan di organisasi kita. Sedangkan kekurangannya adalah di beberapa tempat terlalu banyak cerita/intro/penjelasan penelitian sebelum ke inti permasalahan. Jadi sebelum kita sampai ke inti kita sudah lupa bagian itu membahas tentang apa. Tapi secara keseluruhan menurut saya buku ini cukup bagus untuk mereka yang meu langsung mengimplementasikan kepemimpinan di organisasi mereka karena buku ini ada implementasi detailnya semacam tutorial.

Leave a Comment