[BOOK REVIEWS] Re-Code Your Change DNA

Judul Buku : Re-Code Your Change DNA
Penulis : Rhenald Kasali
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Halaman : 248 halaman
Cetakan : Ketiga, April 2007

DNA, begitulah orang-orang menyebutnya. Secara harfiah, Asam Deoksiribonukleat atau lebih dikenal dengan DNA adalah sebuah molekul yang menyimpan informasi genetik dari setiap makhluk hidup. Informasi genetik ini mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan sebuah makhluk hidup. DNA merupakan istilah yang sering digunakan dalam dunia kedokteran. Namun Rhenald Kasali menggunakan istilah ini untuk menjelaskan sebuah topik di dunia Manajemen Sumber Daya Manusia.

Re-Code Your Change DNA: Membebaskan Belenggu-Belenggu untuk Meraih Keberanian dan Keberhasilan dalam Pembaharuan merupakan buku yang membahas mengenai manajemen perubahan dilihat dari pembawa sifat dasar manusia, yaitu DNA. DNA dapat dianalogikan sebagai kumpulan kode-kode yang membentuk sifat seseorang. Seorang ahli perilaku mengatakan bahwa DNA seseorang bisa berubah saat berinteraksi dengan lingkungan. Kode-kode tersebut memiliki kemampuan beradaptasi. Inilah yang coba dilakukan oleh Rhenald Kasali melalui buku ini. Merubah tatanan kode-kode DNA pembentuk sifat seseorang agar siap menghadapi perubahan.

DNA Perubahan, setiap dari kita pasti memiliki DNA yang membentuk kesiapan diri kita untuk menghadapi perubahan. Bahkan mungkin cukup besar. Yang menjadi kendala adalah mungkin kita tidak berada pada lingkungan yang siap menghadapi perubahan. Maka tugas kitalah untuk menonjolkan DNA Perubahan tersebut agar kita semakin siap untuk menghadapi perubahan.

Untuk menonjolkan DNA Perubahan tersebut, tentu saja kita perlu mengetahui unsur pembentuk sifat perubahan. Rhenald Kasali menyusunnya dengan akronim OCEAN.

Kelima unsur tersebutlah yang membentuk sifat seseorang dalam menghadapi perubahan dan kelima saluran inilah yang harus kita buka agar DNA Perubahan lebih menonjol. Rhenald Kasali di dalam bukunya menyediakan sebuah tool untuk mengukur kadar DNA Perubahan kita. Hasil dari pengukuran ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi unsur DNA Perubahan mana yang perlu kita asah agar lebih tajam.

Dalam buku ini, Rhenald Kasali mencoba untuk mengkode ulang DNA Perubahan pembacanya melalui metode storytelling. Banyak kisah-kisah dituliskan dalam buku ini menggambarkan keberhasilan atau kesuksesan dan kegagalan seseorang saat menghadapi perubahan. Tidak hanya mencoba untuk mengkode ulang DNA Perubahan individu, penulis juga mencoba mengkode ulang DNA Perubahan pemimpin untuk menjadi seorang Great Leader sehingga tidak hanya menjadi sekadar pemangku jabatan tapi juga menjadi pemimpin yang menggerakkan. Lagi-lagi melalui kisah sukses perubahan.

Secara tidak langsung, pengkodean ulang DNA Perubahan tersebut menjadi sebuah tahapan. Tahapan untuk mengubah organisasi dari problem based menjadi solution based. Secara sederhana, tahapan tersebut digambarkan seperti di bawah ini.

Untuk mentransformasi organisasi dari problem based organization menjadi solution based organization, dimulai dari identifikasi DNA Perubahan baik dari individu maupun pimpinannya. Dari identifikasi tersebut dapat diketahui langkah apa yang paling tepat untuk dapat mengasah DNA Perubahan agar lebih tajam sehingga OCEAN dapat di Re-Orientasi. Re-Orientasi inilah yang menjadi modal dasar dalam Re-Code Organisasi. Ro-Code Organisasi juga perlu didahului oleh Re-Desain Organisasi untuk membentuk organisasi yang selalu mendukung perubahan. Langkah terakhir adalah Re-Code The Critical Mass. Re-Code The Critical Mass ini dapat dilakukan dengan membentuk Change Agents. Semuanya harus dimulai dari yang kecil dan menyentuh titik-titik kritis. Change Agents dapat menjadi kepanjangan tangan organisasi untuk menyentuh titik-titik kritis tersebut. Tugas Change Agents tidak hanya berhenti sampai disitu, Change Agents juga harus secara konsisten menyentuh kembali setiap titik kritis yang diperlukan dan harus menjadi virus bagi lingkungannya untuk menyebarkan wabah perubahan.

Secara keseluruhan, penulis memaparkan setiap penjelasan dengan sangat baik. Setiap unsur pembentuk DNA Perubahan digambarkan secara jelas disertai dengan contoh dan daftar sifat yang ada pada masing-masing unsur pembentuk DNA Perubahan tersebut. Buku ini juga diperkaya dengan kisah-kisah seseorang yang berhasil dan gagal menghadapi perubahan. Kisah tersebut dapat menjadi contoh kasus dan pembelajaran bagi pembaca. Namun kisah-kisah yang dirangkaikan di dalam buku ini terlalu banyak. Bahkan tidak jarang kisah-kisah tersebut ditulis dengan cukup panjang. Hal ini dapat menimbulkan risiko bosan bagi para pembaca. Khususnya bagi pembaca yang tidak sabar mendapatkan esensi dari buku ini.

Leave a Comment