HCM Sebagai Bagian dari Strategi Perusahaan

Biar lebih gampang ngertinya, langsung aja saya cerita contohnya. Contoh ini saya ambil dari artikel lain di website ini judulnya “Tingkatan Manajemen Pekerja”.

Alkisah si Udin adalah seorang pengusaha dari berebes, suatu desa yang dekat dengan cianjur. Si Udin buka usaha jualan cireng berbahan dasar aci di daerah alun-alun Bandung. Dasar milik, usaha si Udin berkembang pesat dan memiliki sekitar 200 pekerja dan outsource 500 pekerja.

Si udin mengutus salah satu karyawan seniornya untuk belajar agar bisa menghasilkan suatu inovasi baru. Dikirimlah utusan karyawan tersebut kepada cep juna, cep degan, bondan maknyos, benoe boeloe, dan vicky prasetyo untuk belajar.

Setelah karyawan tersebut pulang, dia membawa penemuan baru yaitu cireng yang terbuat dari aci yang dibalutkan ke tempe sehingga jadilah makanan yang disebut mendoan. Nama mendoan itiu diberikan langsung oleh si raja dangdut, kalau tidak salah namanya lilis karlina.

Karena termasuk penemuan terbaru, mendoan memiliki harga yang cukup tinggi. Saya nggak tau harga pastinya, tapi yang pasti harga 1 ton mendoan lebih tinggi dari harga 1 ton batu bara saat ini. Lalu udin mendirikan lembaga pelatihan untuk karyawan-karyawannya, tentunya dihitung juga ROI nya. Lembaga tersebut berkembang dan bisa menghasilkan cep-cep ternama dibidang kuliner berbahan dasar aci.

Inilah HCM. Strategi bisnis cireng udin adalah product leadership sehingga pengelolaan pekerjanya pun harus mendukung strategi bisnisnya. Contohnya dalam kasus ini, untuk menjadi pemimpin produk, udin harus punya karyawan yang kreatif dan inovatif, salah satu langkahnya adalah dengan menonjolkan pelatihan dan riset.

Leave a Comment